Paket menarik dari kementerian BUMN

Kementrian BUMN akan segera menyusun perogram baru yaitu berupa paket “satu harga di pelabuhan”, bertujuan untuk menurunkan harga logistik dipelabuhan. Paket satu harga di pelabuhan ini nantinya berlaku untuk aktivitas bongkar muat kapal rute internasional dan hanya ada di pelabuhan yang dikelola oleh BUMN.

"‎Kita ingin terapkan (penurunan harga logistik). Sekarang sedang disusun, satu harga untuk CHC di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola BUMN." kata Pontas Tambunan. Pontas Tambunan yang menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementrian mengharapkan, jika harga pada logistik nantinya sudah setabil, akan berdampak kepada daya saing dan Indonesia akan mampu meningkatkan daya saing logistik dengan negara lain.

Sebagai contoh yang perlu diketahuin yaitu biaya bongkar muatan dipelabuhan Tanjung Priok banyak yang mengeluhkan biaya tersebut, terutama kapal raksasa CMA-CGM yang berasal dari perusahaan perancis mengomentari biaya bongkar muat terlalu tinggi, dan bila dibandingkan dengan singapura maka biayanya jauh lebih rendah.

 "Kami berharap nanti bisa turun‎ 5% - 7% biaya CHCnya. Jika ini sudah diterapkan, paket satu harga itu akan diteruskan sampai ke biaya truk itu keluar pelabuhan." kata Pontas Tambunan.