Elang Logistics | Ekspedisi | Jasa Pengiriman Barang | Jasa Pindahan

Kenali Bedanya Antara Cargo Dan Ekspedisi

Ekspedisi dan kargo.Kargo sendiri berdasarkan klasifikasi pengirimannya ada tiga macam yaitu :

  1. Umum
  2. Spesial
  3. Dangerous goods

Dan ketiga jenis tersebut masih dibagi kembali berdasarkan jenis barangnya. Karena kargo lebih identik dengan kargo pesawat maka akan ada penanganan khusus mengenai keamanan, sedangkan untuk kargo laut pun akan berbeda penanganannya dan juga kargo darat.

Dengan bantuan berbagai jasa ekspedisi (reguler) dan kargo, kini mudah untuk mengangkut kargo dari satu wilayah Indonesia ke wilayah lain. Tidak hanya antar negara, kota, provinsi, bahkan antar wilayah dalam satu provinsi, saat ini sudah ada dedicated line dan layanan angkutan barang. Salah satunya adalah PT.Elang Logistics, sebuah layanan ekspedisi dan pengiriman baru yang memberikan layanan profesional dengan tarif pengiriman yang rendah untuk layanan kurir ke seluruh Indonesia.

Selain itu, berbagai jasa ekspedisi dan kargo yang telah lama berdiri juga melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Tentunya hal ini akan memudahkan para startup untuk melakukan pengiriman barang di masa wabah Covid-19. Dalam pengiriman kargo dikenal jenis kargo dan transportasi ekspedisi (konvensional).

Bagi Anda sebagai konsumen jasa ekspedisi (reguler) dan pengiriman barang, sebaiknya Anda memahami perbedaan kedua jenis transportasi ini sehingga Anda dapat menentukan apa yang Anda kirim sebagai kargo atau ekspedisi (reguler). Karena jenis pengiriman yang berbeda juga memiliki harga yang berbeda. Lalu apa perbedaan antara jenis pengiriman kargo dan ekspedisi (reguler)? Berikut kami berikan alasannya.

DAFTAR ISI
  1. Apa itu kargo?
  2. Apa itu transportasi ekspedisi (konvensional)?
  3. Perbedaan Kargo dan Ekspedisi (Konvensional)
  4. 3. Pengiriman ekspedisi dan cargo
  5. 4. Waktu pengiriman ekspedisi dan cargo
PT Elang Logistics :   Cara Menghitung Volume Barang Pindahan Rumah

Apa itu kargo?

Pengiriman kargo adalah barang yang diangkut melalui udara dengan pesawat, laut, atau darat dengan truk kontainer atau mobil. Dengan mengirimkan antar kota atau provinsi dalam suatu negara atau antar negara (internasional) disebut ekspor dan impor.

Apa itu transportasi ekspedisi (konvensional)?

Pelayaran ekspedisi (konvensional) serupa definisinya dengan kargo, yaitu mengangkut kargo melalui udara, laut atau jalan darat dengan truk kontainer, mobil dan sepeda motor. Karena jangkauannya, ekspedisi pengiriman biasanya terbatas antar kota atau provinsi dalam negeri.

Perbedaan Kargo dan Ekspedisi (Konvensional)

Perbedaan mendasar antara jenis barang dan pengiriman ekspedisi (reguler) dapat dilihat dari aspek berat barang, jumlah barang, jenis barang, biaya pengiriman, dan waktu pengiriman.

1. Berat dan jumlah barang

Pengiriman Ekspedisi (reguler)

Pengiriman Ekspedisi (reguler) umumnya menerima kargo dari semua bobot tanpa minimum. Dibandingkan dengan angkutan barang, barang yang dikirim relatif ringan dan jumlahnya tidak terlalu besar. Batas berat minimum adalah 0kg dan berat maksimum adalah 20kg atau jumlah kecil hingga sedang yang dikirimkan. Mengenai batas maksimalnya, tergantung kebijakan masing-masing jasa ekspedisi.

pengiriman kargo

Pada saat yang sama, berat minimum pengiriman kargo biasanya ditetapkan 5 kg, jika kargo kurang dari 5 kg, tetap dihitung 5 kg. Namun, ini tergantung pada kebijakan masing-masing layanan pengiriman. Kuantitas kargo yang dikirim dengan jasa ekspedisi lebih berat dari ekspedisi reguler (reguler), dengan batas minimum 5kg dan maksimum jumlah tidak terbatas atau sedang hingga besar.

2. Jenis Proyek ekspedisi dan cargo

Pengiriman Ekspedisi (reguler)

Jenis barang yang biasanya dikirim melalui jasa ekspedisi (reguler), seperti pakaian, dompet, tas, jam tangan, alat tulis, dokumen, makanan, dan kebutuhan sehari-hari.

PT Elang Logistics :   Usaha Transporter Limbah Di Indonesia

Pengiriman kargo

Sedangkan jenis kiriman yang biasanya dikirim dengan jasa pengiriman barang lebih cocok untuk muatan berat (partai besar) dimana berat minimum ditentukan oleh kiriman, seperti mobil, sepeda motor, elektronik, bahan industri, dan barang pindahan.

3. Pengiriman ekspedisi dan cargo

Pengiriman Ekspedisi (reguler)

Karena berat dan jumlah kargo yang berbeda, biaya pengiriman kargo antara jasa ekspedisi (reguler) dan kargo berbeda secara signifikan. Pengiriman yang dikirim melalui jasa kurir (reguler) biasanya per 1 kg atau minimal 1 kg. Jika Anda mengirim barang kurang dari 1kg atau lebih dari 1kg, biaya berat barang akan dibulatkan. Contoh: Berat kargo = 0,5kg, dihitung 1kg, angkutan dari Yogyakarta ke Malang = Rp. 12.000 per kg, total = Rp. 12.000 x 1 kg jadi Rp 12.000.

Jika Anda mengirim kiriman 10kg, biaya pengirimannya adalah Rp. 120.000. Pertimbangan lain yang perlu Anda perhatikan adalah ukuran atau volume kargo, karena layanan pengiriman (biasa) sering mengenakan tarif volumetrik melebihi perhitungan berat asli, seperti panjang kargo x lebar kargo x tinggi kargo dibagi 5000 (membagi biaya per ekspedisi).

pengiriman kargo

Berbeda dengan angkutan kargo, ia menggunakan perhitungan berat kargo. Kargo menghitung tingkat pengiriman kiriman berdasarkan berat minimum yang ditentukan untuk setiap layanan pengiriman. Jika Anda mengirim berat rata-rata 10kg, biaya pengiriman per kilo akan lebih murah daripada pengiriman normal (reguler). Namun, jika Anda mengirim barang di bawah berat minimum, bea akan dikenakan sesuai dengan berat minimum.

Contoh:

  • Berat barang minimal = 5 kg.
  • Ongkos Kirim dari Yogyakarta ke Malang = Rp 45.000.

Jika Anda mengirim kiriman 10kg, bea masuknya menjadi Rp. 90.000, tetapi jika Anda mengirim kiriman dengan berat 3kg atau kurang, itu akan tetap dihitung sebagai 5kg.

PT Elang Logistics :   Tanggung Jawab Jasa Pengiriman Darat

Anda dapat melihat perbedaan harga antara pengiriman (reguler) dan pengiriman. Dari berat 10kg cargo lebih murah, tapi kalau 1kg sampai di bawah 5kg ekspedisi (reguler) lebih murah. Oleh karena itu, barang yang Anda kirim tergantung pada berat dan kuantitas.

Jika jumlah dan beratnya di bawah 5kg, sebaiknya dikirim melalui jasa kurir (reguler). Namun jika jumlah dan berat barang lebih dari 5 kg, sebaiknya menggunakan barang tersebut terutama untuk pengangkutan sepeda motor, mobil, TV, lemari es dan berbagai barang elektronik dengan volume dan berat yang besar, sebaiknya menggunakan barang, yang lebih murah.

4. Waktu pengiriman ekspedisi dan cargo

Jasa ekspedisi (reguler) dan kargo biasanya sudah menawarkan berbagai jenis pengiriman berdasarkan lead time. Semakin cepat sampai ke alamat tujuan, semakin tinggi biaya pengiriman dan sebaliknya. Tapi itu tergantung jenis barang yang Anda kirim, karena tidak semua jenis kurir bisa diterima sekitar 1-3 hari sampai tujuan.

Jika Anda mengirim dokumen dan pakaian, mungkin Anda bisa memilih jenis express, karena jasa ekspedisi (reguler) dan cargo bisa dikirim lewat udara. Namun jika mengirimkan motor atau mobil melalui jalur darat dan laut akan memakan waktu sekitar 3 – 14 hari, tergantung jarak antara asal dan tujuan.

Seperti penjelasan diatas adalah cara kenali perbedaan antara ekspedisi (reguler) dan layanan kargo? Semoga itu menggambarkannya dengan baik. Demikian artikel kami ekspedisi dan cargo, semoga dapat menambah informasi bagi anda.

× How can I help you?